Cityawesome.com – Sanghyang Heuleut. Bandung menjadi kota dengan banyaknya keindahan wisata di dalamnya. Oleh karena itu, hingga kini Bandung menjadi kota tujuan destinasi wisata terutama saat musim liburan. Nantinya saat berkunjung kesana kamu tidak perlu bingung untuk mengunjungi berbagai objek wisata, karena banyaknya pilihan yang bisa kamu kunjungi.

Salah satu keindahan objek wisata di Bandung yang populer dan tidak pernah sepi pengunjung adalah Sanghyang Heuleut. Dengan cerita sejarah di dalamnnya, pastikan untuk tidak melewatkan tempat wisata yang satu ini saat berlibur bersama keluarga dan orang terkasih.

Untuk kamu yang penasaran, berikut ini beberapa ulasan mengenai Sanghyang Heleut untuk bisa di jadikan pertimbangan.


Wisata sekitar Sanghyang Heleut

Sangahyang Heuleut sendiri merupakan objek wisata berupa danau di mana terdapat air mengalir yang deras di atas sungai citarum purba. Danau yang satu ini juga termasuk danau purba dengan susunan batu yang bisa di lihat secara langsung. Bahkan mitos yang banyak di percaya oleh masyarakat setempat adalah objek wisata ini di gunakan sebagai tempat mandi dari para bidadari.

Wisata sekitar Sanghyang Heleut

Terdiri dari 2 kata, Sanghyang Heleut memiliki arti Tempat suci dan waktu. Di mana Sanghyang yang merupakan tempat suci bisa kamu nikmati hingga 3 tempat sekaligus di sana. Tentunya ketiga Sanghyang yang populer tersebut memiliki pesona dan fungsinya yang berbeda – beda. Selain itu cerita mitos yang tersebar juga masih di jaga dengan baik oleh masyarakat sekitar.

Sanghyang Tikoro

Dari ketiga Sanghyang yang ada, Sanghyang Heleut memang yang paling populer. Namun Sanghyang Tikoro juga tidak kalah populer di mana Tikoro sendiri memiliki arti kerongkongan. Dengan cerita sejarah yang di percaya oleh masyarakat yakni tempat hilangnya air danau purba di bandung secara misterius. Bahkan kabarnya misteri tersebut masih belum terjawab hingga saat ini.

Sanghyang Tikoro

Sanghyang Tikoro memiliki arus air yang masuk kedalam sebuah tempat gelap serupa dengan kerongkongan. Menurut sesepuh desa, Sanghyang inilah yang menjadi menjadi tempat mandi Dayang Sumbi. Dengan berkunjung ke Sanghyang Tikoro nantinya kamu bisa menikmati keindahan goa yang ada dengan langsung menuruni tangga yang tersedia.

Baca Juga:  4 Hal Penting Saat Ingin ke Air Terjun Tumpak Sewu

Sanghyang Poek

Sanghyang terakhir yang bisa kamu kunjungi setelah keduanya adalah Sanghyang Poek. Di mana merupakan goa purbakala di Bandung dengan pesona yang memanjakan mata. Goa yang satu ini menyerupai celah dan terhimpit tebing yang cukup tinggi. Di lengkapi dengan aliran sungai menuju goa, kamu bisa melihat kejernihan air jernih dan tenang yang di hiasi dengan bebatuan besar.

Sanghyang Poek

Terutama jika kamu menyukai wisata alam, track menuju Sanghyanng Poek ini terbilang cukup menantang. Oleh karena itu pastikan untuk kamu tetap berhati – hati dan menyesuaikan kondisi jalan yang venderung miring dan menyulitkan.


Wahana permainan

Berkunjung ke Sanghyang Heuleut memungkinkan kamu untuk berenang dan menyewa pelampung dengan biaya sekitar Rp 20 ribu. Jika tidak ingin berenang, tempat ini memiliki keindahan wisata yang cocok untuk sekedar berswafoto di sana.


Alamat, rute lokasi, dan harga tiket

Lokasi wisata Sanghyang Jeuleut berada di Rajamandala Kulon Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Tepatnya berada di perbatasan antara Bandung Barat dan Cianjur.

Rute perjalanan yang bisa di tempuh jika mulai dari Bandung, nantinya kamu bisa menuju jalan raya arah Bandung – Cianjur. Selanjutnya masuk dalam gerbang Waduk Seguling yang berada di sisi kiri jalan dengan jalanan yang berkelok – kelok. Kemudian kamu akan melewati Sanghyang Tikoro dan melalui sekitar 200 meter nantinya kamu akan menjumpai gerbang masuk kawasan Sanghyang Tikoro yang menjadi titik awal perjalanan.

sanghyang heuleut

Biasanya perjalanan yang akan di tempuh mencapai 2 jam. Oleh karena itu pastikan untuk kamu menyiapkan perbekalan yang cukup dan fisik yang fit.

Harga tiket untuk mengunjungi Sanghyang Heuleut ini cukup terjangkau yakni hanya sekitar Rp 10 ribu saja dengan parkir motor sebesar Rp 5 ribu dan parkir mobil sebesar Rp 10 ribu. Selain itu kamu juga bisa menggunakan jasa pemandu wisata untuk menemani perjalanan yang menyenangkan di kawasan wisata ini dengan tarif berkisar antara Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu.

Baca Juga:  5 Rekomendasi Hotel Murah di Dekat Bandara Makassar

Kesimpulan

Nah itulah beberapa ulasan mengenai objek wisata Sanghyang Heuleut untuk kamu ketahui. Jika kamu berkunjung ke Bandung untuk berlibur, pastikan untuk tidak melewatkan wisata yang satu ini.

Saat berkunjung ke kawasan Sanghyang Heuleut, kamu tidak peru khawatir karena di sana lengkap dengan warung yang menyediakan semua hal yang kamu butuhkan saat di perjalanan. Selain itu kamu juga di sarankan untuk berkunjung ke tempat ini saat keadaan musim kemarau. Hal ini untuk meminimalisir jalanan yang licin dan membahayakan. Pastikan juga untuk melakukan perjalanan di siang hari dan tidak pulang larut malam.***